Egie'sWorlD

You Make Me Perfect

BERDAMAI DENGAN MASA LALU

Pernah gw smsan sama temen yang lagi putus cinta. Di sms itu dia nanya ke gw, “gimana ya cara ngelupain dia?”. Aihh… Pertanyaan model gini nich yang bikin sakit kepala. Gimana engga, gw aja terkadang ‘berantem’ dengan masa lalu yang kerap dateng mengganggu. Bukan secara fisik dia dateng, namum secara memori, secara ingatan.. Emang terkadang sungguh menyebalkan, hari-hari yang seharusnya ceria kita hadapi,eh, ini malah harus dihadapkan pada sesuatu yang bikin kita ga mood beraktivitas..

Masa lalu adalah segala sesuatu yang pernah kita alami, atau, merupakan pengalaman hidup kita. Aktivitas di masa lalu itu terekam di dalam otak kita.. Melekat. Masa lalu ada yng menyenangkan, sedih, bahkan mengharukan. Kenangan buruk atau menyakitkan di masa lalu adalah jenis kenangan yang ingin kita lupakan, namun, terkadang kerja otak tidak selaras dengan kerja hati kita. Disinilah terjadi konflik.

Bagi orang yang baru putus cinta, melupakan segala sesuatu tentang mantan adalah pekerjaan atau usaha yang sangat berat. Apalagi, mantan itu sosok yang sangat berarti, makin beratlah perjuangannya. Lalu apa yang harus kita perbuat saat kita putus cinta dan ingin segera melupakan rasa sakit itu? Berdamailah.. “Eits! Gampang banget nich orang ngomongnya!” Itu mungkin kalimat protes yang terlontar dlm pikiran kalian.. Its ok, gw juga dl pernah ngomong gitu.. Tapi, coba perhatikan:
Memang tidak mudah untuk melupakan masa lalu yang menyakitkan. Nah, yang jadi pertanyaan, apakah kita bisa, dalam hal ini, menghilangkan masa lalu? Apakah kita bisa membuat bahwa kejadian itu tak pernah terjadi dan lalu kita hidup seperti biasanya? Apakah kita berharap di malam hari bahwa pagi hari nanti segalanya hilang dan kembali normal? Tidak! Segala masa lalu (peristiwa) yang kita alami merupakan bagian hidup kita.. Masa lalu, baik menyenangkan, sedih, memalukan, bahkan menyakitkan harus kita terima dengan lapang dada dan kita terima sebagai bagian hidup kita. Masa lalu merupakan kekayaan pengalaman kita yang kita miliki dan terus ada dalam pikiran kita hingga kita mati. Kita tak bisa melupakan atau menghilangkan masa lalu yang menyakitkan atau menyedihkan seperti merobek halaman sebuah buku yang isinya tak ingin kita baca.. Kita harus menghadapi dengan ketabahan, kesabaran, dan kejernihan berfikir akan semua ini.
Sekali lagi gw ingin mengingatkan bahwa: Masa lalu adalah bagian dari diri kita.

Gua memang bukan psikolog, tapi gw punya pengalaman soal putus cinta yang dampaknya sangat menyakitkan hati dan membuat hidup gw seolah-olah mundur. Seolah dunia memang bukan tempat yang layak lagi tuk didiami tanpa dia disisi gw.. Hah.. Lebay!! 🙂

Dulu, gw pernah punya pacar, manis, putih, pengertian dan sangat tipe gw.. Dua tahun gw jalan sama dia. Semua kenangan indah gw lewati bersamanya. Memang ada juga hal-hal yang ga enak semisal berantem, tapi itulah bumbu-bumbu pacaran yang sering dialami oleh orang yang berpacaran. Pada suatu hari, entah kenapa tiba-tiba dia mutusin gw. Gw shock dan gw pikir ini cm becanda aja. Namun rupanya itu benar-benar terjadi. Tanpa alasan yang jelas dia ninggalin gw. Sejak saat itu gw merasa ga ada lagi gunanya gua hidup tanpa dia. Dunia terasa abu-abu dan tanpa warna warna lagi. Semua serba datar. Ga ada lagi musik yang nikmat tuk didengar, tak ada lagi film yang bagus tuk ditonton. Sehebat-hebatnya akting Angelina Jolie ,pun, ga sanggup menepis pikirin gw ke dia. Tak ada lagi rasa lezat di setiap makanan yang gw kunyah. Tak ada gairah tuk beraktivitas dan bahkan untuk sekedar nongkrong bareng temen-temenpun gw malas… Hal ini terus berlanjut. Rambut kian gondrong, penampilan makin ga terurus, sok cuek, penyendiri dan perokok berat.. Saat itu status orang stress atau gila, beda tipis dengan gw.. Temen-temen gw bukannya menjauh tapi gualah yang menjauh dari mereka.. Setiap saat kenangan, masa-masa indah bersama dia selalu menari-nari di memori gw dan seketika itu juga perasaan di hati ini seperti ada yang terenggut. Sakit. Kosong. Hampa.

Gw sadar bahwa ternyata gw ga bisa larut dalam situasi seperti ini terus menerus. Gw harus bangun kembali kehidupan gw yang terpuruk. Gw harus terima kenyataan bahwa memang dia sudah meninggalkan gw untuk orang lain. Memang berat untuk melupakannya, tapi gw harus bisa..
Dan Alhamdulillah, walau susah namun gw sanggup. Dan gw sangat menghargai usaha ini dengan lebih respek terhadap hidup gw.. Sekarang gw bisa berdamai dengan masa lalu. Bahkan saat bertemu dengan dia perasaan cinta itu telah datar saja. Tak ada lagi perasaan yang menggebu atau menggetarkan. Gw dan dia sekarang menaiki taraf pergaulan yang menurut gw lebih menyenangkan, yaitu, sebagai sahabat.

Ditulisan ini gw coba berbagi pengalaman soal berdamai dengan masa lalu. Bukan menggurui atau mengajari. Gw hanya ingin berbagi. Mungkin berguna, mungkin tidak. Tergantung masalah bagi tiap-tiap individu yang mengalami masalah seperti gw..

1. LEBIH DEKAT DENGAN TUHAN
Tanpa dipungkiri masing-masing individu memiliki keyakinan akan adanya Tuhan. Zat yang tak dapat kita imaginasikan tentang bentukNya dengan akal dan pikiran kita sebagai manusia. Zat yang memiliki kuasa penuh akan kehidupan di dunia ini. Untuk orang yang sedang putus cinta atau sakit hati karena cinta, mungkin inilah saat yang tepat untuk lebih dekat denganNya. Serahkan semua masalah kepadaNya. Memintalah kepadaNya, atau Curhatlah KepadaNya.. Percaya deh, Tuhan itu pendengar yang baik. Tuhan adalah Maha Cinta. Dia tak akan meninggalkan kita saat kita terpuruk, terjatuh dalam keputus asaan. Tanpa diminta Tuhan akan mengabulkan semua do’a dan harapan kita. Namun apakah kita menyadari jika semua yang kita peroleh saat ini merupakan campur tangan Tuhan?
Nah, marilah kita lebih dekat lagi dengan Tuhan. Apapun status sosial kita atau agama kita. Jangan takut tak didengar…

2. MANFAATKAN PERAN SAHABAT

Saat dirundung masalah, kita seolah-olah mengunci pintu dunia kita dari orang lain. kita jarang bersosialisasi dengan Orang tua, saudara, teman, bahkan sahabat karib kita. Kita lebih nyaman di istana gading kita. Itu harus kita rubah.
Berbaurlah dengan mereka. Ungkapkan segala beban kita kepada sahabat. Sahabat yang baik akan menjadi pendengar setia walau ia tak mampu memberi solusi. Namun kehadirannya, kesediaan telinganya menjadi ember penampungan segala keluhan kita, mampu meringankan beban kita dan kita tak perlu repot-repot membayar jasa konsultasi dengan psikolog.. Sahabat sejati merupakan obat penawar kegundahan problema yang kita hadapi walau hanya sebagai pendengar.. Karena, disaat kita terkena masalah, kita hanya ingin didengar tanpa harus dijejali ribuan nasehat. Sahabat yang baik adalah pendengar setia.

3. AMBIL HIKMAH DARI SETIAP KEJADIAN
Ada hikmah dari setiap kejadian yang kita alami. Belajarlah dari hikmah tersebut dan selalu berfikir positif. Semua kejadian yang kita alami merupakan bahan pembelajaran bagi kita kedepannya. Kita bisa lebih waspada lagi dalam bertindak. Jangan terlalu menutup diri dan menyalahkan diri sendiri. Dengan menyalahkan diri sendiri tak ada satu hal positif pun yang bisa kita ambil. Dengan mengambil hikmah secara positif kita bisa lebih bijaksana dalam menentukan pilihan atau keputusan-keputusan kita di masa depan..

Well, kesimpulannya: kita tak akan bisa melupakan masa lalu yang tak mengenakkan kita. Kita hanya bisa berdamai dengan masa lalu, namun dengan berdamai masa lalu kita bisa lebih dewasa menghadapi masa lalu.
Pengalaman gw sendiri: terkadang masa lalu bisa jadi bahan referensi dan lelucon saat ngumpul bareng kawan-kawan 🙂

Mungkin itu aja sedikit ‘ilmu’ yang bisa gw share disini. Kurang lebih mohon maaf.

Have fun and enjoy your life

quote:
“menangislah bila harus menangis karena kita manusia”..
“Di saat tinggi, loe harus siap siap tuk kemungkinan jatuh”..
“Hidup cuma satu kali. Manfaatkan!”

Posted with WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: